Indodax Market Signal 05 September 2022 | Aset Bullish Bearish
icon search
icon search

Top Performers

Indodax Market Signal 05 September 2022

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Indodax Market Signal 05 September 2022

Market Signal 5 September 2022 936x530 ImageArtikel

Daftar Isi

Di market signal minggu ini ada ABBC Coin pada peringat teratas aset kripto bullish. Cek selengkapnya!

5 Aset Kripto Bullish

  • ABBC Coin (ABBC)    

Sempat menyentuh level harga 3,345 namun trend tidak mampu untuk melanjutkan penguatan karena indikator RSI menunjukkan jika harga sudah berada pada area Overbought dan harga mengalami koreksi mencoba untuk menembus WMA/75 dan WMA/85, jika Support level ini tertembus maka Candle akan mencoba untuk bertahan diatas level 2,440 – 2,470. 

TradingView Chart

Pada Candle dengan waktu 4 Jam, trend berada diatas EMA/200 pada harga 2,290 yang mengindikasikan jika trend saat ini masih berada pada Uptrend Channel, trend akan dapat menguat bila Pembelian masih dapat mendominasi harga. 

  • Chiliz (CHZ)    

Trend CHZ sudah bergerak pada arah Bullish sejak 19 Juli 2022 namun baru terkonfirmasi positif mengalami penguatan pada 28 Juli 2022 ketika mampu untuk Breakout Resistance level yang cukup kuat pada 1,755 – 1,790. 

Indikasi Sideways Bearish terlihat pada harga saat ini dan juga pada indikator Bollinger Bands, kedua garis mengalami penyempitan sehingga harga akan bergerak lebih terbatas pada kisaran harga 2,950 – 3,400.

Uptrend akan tetap dilanjutkan apabila harga tidak menembus EMA/200 pada level 2,800 ketika tertembus selanjutnya akan menguji harga 2,400.

TradingView Chart

  • Nexo (NEXO) 

Setelah menembus EMA/200 sempat terkoreksi namun harga berada pada arah yang positif karena tidak tertembusnya 9,100 dan 10,000 sehingga mengkonfirmasi terjadinya fase Bullish. Level Resistance akan meningkat apabila candle mampu naik dan menembus level harga pada 18,630- 18,700.

TradingView Chart

Indikator MACD pada grafik harga 4 Jam berada pada jalur yang positif. Harga akan melemah apabila NEXO tidak mampu menembus level 17,000 Support level terdekat berada pada harga 13,700 untuk level selanjutnya berada pada 11,270 – 11,900.

  • Multi-collateral DAI (DAI) 

Mengalami pelemahan kemudian menyentuh 14,365 dan sempat hingga menembus EMA/200 namun harga memantul mengalami penguatan, hal ini dikarenakan Candle telah menyentuh Support level pada 14,350. Bila dilihat pada time frame 1 Hari, pada trend DAI terdapat sumbu Candle hal ini bisa menandakan besarnya tekanan pada Pembelian atau Penjualan Multi-collateral DAI.

TradingView Chart

Trend terindikasi positif, setelah Indikator MACD berada pada zona yang positif sementara indikator RSI masih membutuhkan waktu lebih lanjut untuk konfirmasi arah selanjutnya. Trend Bullish akan lebih kuat untuk melanjutkan pergerakan apabila mampu untuk menembus Resistance level pada 15,050.

  • Cosmos (ATOM) 

TradingView Chart

Cosmos sudah berada pada trend Bullish sejak 07 Juli 2022, diawali ketika candle mampu untuk menembus dan bertahan 129,000 kemudian diikuti oleh EMA/5, WMA/75 dan WMA/85 yang memotong keatas EMA/200. Sempat beberapa kali harga menembus EMA/200 namun kembali Rebound hal ini salah satunya disebabkan oleh tidak tertembusnya level 150,000.

Resistance level terdapat pada harga 200,000 bila harga ini mampu untuk tertembus maka ATOM akan mencoba untuk Breakout EMA/200 dan juga level Resistance 250,000. Indikator RSI menggambarkan jika trend belum berada pada area Overbought.

Support level yang terdekat berada di level 173,000 bila level ini tertembus level selanjutnya berada pada 165,000.

5 Aset Kripto Bearish

  • Holo (HOT) 

Tidak mampu bertahan diatas level 36 kemudian mengalami Breakout dan melemah menyentuh level 30, sehingga Holo berada pada fase yang baru yaitu Bearish. Indikator MACD mengindikasikan jika trend berada pada arah yang positif setelah berada pada area histogram yang positif.

Fase Bearish akan terpatahkan apabila harga mampu untuk menembus level 34 kemudian diikuti dengan bertahan diatas EMA/200. 

TradingView Chart

  • IoTeX (IOTX) 

Mengalami pelemahan sejak 17 Agustus 2022, setelah menyentuh level 630 kemudian mengalami koreksi menembus WMA/75 dan WMA/85 serta level 510. Pada chart 4 Jam sempat beberapa kali menembus EMA/200, namun tidak ada Candle utuh yang terbentuk. Koreksi akan terus berlanjut jika tidak mampu menembus level 530. 

Bila dilihat dari bentuk Candle IoTeX, fase Sideways Bearish sedang terjadi hal ini sejalan dengan indikator Bollinger Bands dimana kedua garis sedang menyempit, pergerakan harga terbatas pada range 430 – 465.

TradingView Chart

  • Orchid (OXT) 

Candle Orchid pada grafik 1 Hari sudah mengalami Bearish sejak 12 Januari 2022, pelemahan yang terjadi dari awal Fase Bearish sampai saat ini sudah cukup dalam hingga kisaran 80%. Apabila harga mampu untuk menembus harga 2,750 maka fase Bearish akan terancam untuk berlanjut.

Pada trend saat ini yang digambarkan oleh indikator Bollinger Bands jika saat ini berada pada area Sideways Bearish, selaras dengan indikasi dari indikator MACD kedua garis sedang menyempit, harga bergerak pada range 1,455 – 1,995. 

TradingView Chart

  • Qtum (QTUM) 

Pergerakan chart pada waktu 1 Hari, harga QTUM/IDR telah mengalami pelemahan yang cukup dalam, dimana pelemahan yang ditandai dengan fase Downtrend sudah terjadi dari 09 Januari 2022. Sempat menyentuh 245,000 pada 30 November namun harga mengalami drop menembus Support level pada 170,000 hingga menembus 80,000. 

Penguatan yang cukup tinggi harus terjadi bila ingin mengubah arah trend, namun terdapat beberapa garis Resistance seperti yang terdekat pada level 55, 000 kemudian selanjutnya pada kisaran 79,000 – 80,000.

TradingView Chart

  • GMT (STEPN) ??

Pada indikator MACD menggambarkan jika STEPN berada pada penyempitan, fase Sideways Bearish sedang terjadi dengan asumsi harga bergerak pada range 9,600 – 10,600. Fase Downtrend akan tertekan apabila STEPN mampu untuk menguat kemudian menembus level 12,700 – 13,000 namun sebelum menyentuh level tersebut terlebih dahulu harus melalui beberapa Resistance Level seperti 11,000 dan 12,300

TradingView Chart

NOTE: Jika EMA 5, melewati garis WMA 75, 85 dan EMA 200 dan garis tersebut berpotongan dari bawah ke atas, maka tren market cenderung naik (bullish),

di tiap tabel di atas menunjukkan apabila, nilai EMA 5 lebih tinggi dari WMA 75,85 dan EMA 200 maka market cenderung naik (bullish). 

Apabila nilai RSI dan MACD menunjukkan satu kondisi yang sama, berarti market menunjukkan tren yang sama, kondisi overbought (jenuh beli), atau oversold (jenuh jual), adalah salah satu indikator bahwa market sudah berada di titik pergantian arah tren. 

 

PERHATIAN : Semua konten yang mencakup teks, analisis, prediksi, gambar baik berupa grafis maupun chart, serta berita yang dimuat di website ini, hanya digunakan sebagai informasi perdagangan belaka, dan bukan merupakan anjuran atau saran untuk melakukan sebuah tindakan dalam bertransaksi baik membeli atau menjual aset kripto tertentu. Semua keputusan perdagangan aset kripto merupakan keputusan independen oleh pengguna. Oleh sebab itu, segala risiko yang timbul karenanya, baik untung maupun rugi, bukan menjadi tanggung jawab Indodax.

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Indodax Market Signal 19 September 2022
19/09/2022
Indodax Market Signal 19 September 2022

Indodax market signal menghadirkan Compound (COMP) pada peringkat teratas aset kripto terindikasi bullish di minggu ini! Baca selengkapnya disini.

19/09/2022
Cloud Mining Terpercaya hingga Rekomendasi Platform-nya

Saat ini, mining menjadi salah satu cara investasi pilihan banyak orang sehingga rekomendasi cloud mining terpercaya penting untuk diketahui.

Prediksi Shiba Inu Tahun 2022 & Faktor yang Mempengaruhinya

Belum lama ini, Shiba Inu (SHIB) mengalami kenaikan karena rencananya akan digunakan sebagai alat pembayaran. Lantas, bagaimana prediksi Shiba Inu tahun ini?