Indodax Market Signal 29 August 2022 | Bitcoin mengalami Bearish
icon search
icon search

Top Performers

Indodax Market Signal 29 August 2022

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Indodax Market Signal 29 August 2022

Market Signal 29 Agustus 2022 936x530 ImageArtikel

Daftar Isi

Apakah benar kali ini Bitcoin mengalami fase Bearish? Berikut adalah jajaran aset kripto yang terindikasi Bullish dan Bearish pada minggu ini, Baca selengkapnya di bawah!

5 Aset Kripto Bullish

  • 1x Short Bitcoin Token (HEDGE)    

Masuknya HEDGE pada fase Bullish dipastikan dengan mampu nya EMA/5, WMA/75 dan WMA/85 untuk memotong keatas dan bertahan diatas pada EMA/200. Peningkatan trend akan lebih kuat apabila harga mampu untuk menembus level harga 2,100,000 tertembusnya level ini akan membuka peluang untuk menuju level 2,300,000.

TradingView Chart

Trend pada waktu grafik 4 jam menunjukkan jika pada indikator RSI sudah berada pada area Overbought, pelemahan yang akan terjadi menggambarkan jika level support terdekat berada pada kisaran harga 1,710,000 sementara level support yang cukup kuat berada pada 1,600,000 bila level ini tertembus maka akan memberi tekanan negatif pada  trend Bullish.  

  • Ergo (ERG)    

Pergerakan trend cukup didominasi oleh Sideways yang terbatas diantara harga 23,000 – 31,800 kemudian trend mampu Break Resistance yang memastikan jika ERG berada pada jalur Uptrend. Uptrend sempat membuat Ergo menyentuh level 80,000 yang ini merupakan All Time High ERG selama Listing di Indodax, namun tidak bertahan lama dan mengalami pelemahan.

TradingView Chart

Pada indikator MACD memperlihatkan jika trend sedang berada pada jalur yang negatif, posisi Bullish akan terindikasi Negatif apabila harga menembus level Support yang terletak pada 35,000. 

Jika penguatan dan mampu menembus level 53,000 maka akan membuat posisi Bullish berada pada sisi Positif. 

  • Solve (SOLVE) 

Mengalami pelemahan menembus garis EMA/200 hingga menyentuh ke arah harga 600 dan 590 namun trend tidak mampu untuk menembus Garis Support yang cukup kuat berada pada level 580, kemudian trend mampu untuk Rebound dan membentuk candle baru diatas 655. Menembus level 800 namun tidak bertahan lama, harga mengalami koreksi cukup tinggi dikarenakan Indikator RSI mengindikasikan jika trend sudah berada pada area Overbought. Penguatan akan menguji Resistance level pada kisaran harga 780, kemudian selanjutnya terdapat pada harga 865.

TradingView Chart

Tertahan di level Resistance 15,035 menyebabkan USDT mengalami pelemahan cukup tinggi, menembus WMA/75 dan WMA/85 tertahan di EMA/200, mengalami Rebound hingga bertahan diatas WMA/75 serta WMA/800. Penguatan pada arah trend akan menguji Resistance level terdekat pada harga 15,000. 

TradingView Chart

Indikator MACD menggambarkan jika trend sedang berada pada arah yang positif, arah trend harga selanjutnya akan lebih dinamis Indikasi ini terlihat dari Bollinger Band yang kedua garisnya saling berjauhan.

Laju Uptrend akan terhenti apabila USDT mengalami pelemahan dan menembus level harga 14,700 yang level harga selanjutnya berada pada 14,550.

  • 1X Short XRP Token (XRPHEDGE)

Pada 26 Agustus 2022 di time frame 4 Jam, terlihat jika 1X Short XRP Token tiba-tiba mengalami drop hingga kisaran 930,000 setelahnya tidak berselang lama langsung menanjak dan bertahan diatas level WMA/75, WMA/85 dan EMA/200. Melihat indikator Bollinger Bands yang luas, fluktuatif harga sangat mungkin untuk terjadi.

TradingView Chart

Terdapat level Resistance pada harga 104,000 bila harga ini tertembus maka akan menuju level selanjutnya pada harga 110,000. Berlawanan pada perkiraan tersebut, koreksi akan mencoba untuk menembus WMA/85 pada harga 992,000.

5 Aset Kripto Bearish

Pada time frame 4 jam menggambarkan jika BTC telah berada pada area Bearish sejak 21 Agustus 2022, setelah tidak mampu bertahan diatas 346,000,000 BTC terus mengalami koreksi yang cukup dalam seperti menembus level 333,000,000 dan kemudian 323,000,000. Indikator RSI menggambarkan jika trend saat ini sudah berada pada area Oversold, pelemahan yang selanjutnya terjadi akan menguji level 290,000,000.

TradingView Chart

Indikator MACD masih membutuhkan waktu konfirmasi untuk pergerakan arah harga selanjutnya. Resistance level berada pada kisaran harga 312,000,000 bila level ini tertembus maka indikasi akan perbaikan arah trend akan terbuka.

  • BORA (BORA) 

Pada grafik 4 Jam BORA/IDR mengalami penurunan setelah harga breakout level Support pada harga 5,100. Indikator MACD telah menunjukkan perpotongan garis, yang memungkinkan untuk menguat namun harga terlebih dahulu harus bisa untuk menembus dan bertahan diatas EMA/200. 

TradingView Chart

Penguatan akan mencoba untuk menguji level harga 5,000 bila level ini belum tertembus maka pergerakan pada Downtrend Channel akan mendominasi.

  • Defigram (DFG) 

Menyentuh nya DFG pada level 43,600 merupakan titik balik untuk berubah haluan arah trend, yang sebelumnya berada pada fase Sideways pada rentang harga 31,600 – 34,200 kemudian tertembus dan harga drop membentuk candle utuh di bawah EMA/200, WMA/85, EMA/5 yang mengkonfirmasi trend Bearish

TradingView Chart

Indikator MACD mengindikasikan jika trend berada pada arah yang negatif, bila harga mampu Breakout dan membentuk candle utuh di bawah level 23,000.

  • NXT (NXT) 

Apabila menggunakan chart dengan waktu 1 Hari dapat diidentifikasi jika NXT telah memasuki fase Bearish sejak 02 Juli 2021 pelemahan yang sudah cukup lama terjadi ini tidak terlepas dari tingkat penjualan NXT lebih mendominasi dari tingkat pembelian. Melihat indikator yang digunakan seperti Bollinger Bands menunjukkan jika kedua garis sedang menyempit, mengindikasikan jika trend sedang berada pada Bearish Sideways dimana pergerakan terbatas antara range 45 – 55 arah trend selanjutnya akan ditentukan oleh tertembusnya diantara kedua level harga ini.

TradingView Chart

  • Abyss (ABYSS)

Pada 19 Agustus 2022, ABYSS mengalami pelemahan harga dari semula 310 hingga menyentuh 253, setelah melemah harga sempat menguat namun tidak mampu menembus EMA/200 malah kembali melemah, Support level berada di level 250 bila harga ini tertembus maka level selanjutnya terdapat di harga 235.

Fase Bearish akan terpatahkan apabila ABYSS mampu untuk bertahan diatas 280 dan EMA/200, yang akan membuat arah pergerakan trend akan menembus level 300.

TradingView Chart

NOTE: Jika EMA 5, melewati garis WMA 75, 85 dan EMA 200 dan garis tersebut berpotongan dari bawah ke atas, maka tren market cenderung naik (bullish),

di tiap tabel di atas menunjukkan apabila, nilai EMA 5 lebih tinggi dari WMA 75,85 dan EMA 200 maka market cenderung naik (bullish). 

Apabila nilai RSI dan MACD menunjukkan satu kondisi yang sama, berarti market menunjukkan tren yang sama, kondisi overbought (jenuh beli), atau oversold (jenuh jual), adalah salah satu indikator bahwa market sudah berada di titik pergantian arah tren. 

 

PERHATIAN : Semua konten yang mencakup teks, analisis, prediksi, gambar baik berupa grafis maupun chart, serta berita yang dimuat di website ini, hanya digunakan sebagai informasi perdagangan belaka, dan bukan merupakan anjuran atau saran untuk melakukan sebuah tindakan dalam bertransaksi baik membeli atau menjual aset kripto tertentu. Semua keputusan perdagangan aset kripto merupakan keputusan independen oleh pengguna. Oleh sebab itu, segala risiko yang timbul karenanya, baik untung maupun rugi, bukan menjadi tanggung jawab Indodax.

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Indodax Market Signal 19 September 2022
19/09/2022
Indodax Market Signal 19 September 2022

Indodax market signal menghadirkan Compound (COMP) pada peringkat teratas aset kripto terindikasi bullish di minggu ini! Baca selengkapnya disini.

19/09/2022
Cloud Mining Terpercaya hingga Rekomendasi Platform-nya

Saat ini, mining menjadi salah satu cara investasi pilihan banyak orang sehingga rekomendasi cloud mining terpercaya penting untuk diketahui.

Prediksi Shiba Inu Tahun 2022 & Faktor yang Mempengaruhinya

Belum lama ini, Shiba Inu (SHIB) mengalami kenaikan karena rencananya akan digunakan sebagai alat pembayaran. Lantas, bagaimana prediksi Shiba Inu tahun ini?