Investasi Jangka Pendek, Apa Saja Keuntungannya?
icon search
icon search

Top Performers

Investasi Jangka Pendek, Apa Saja Keuntungannya?

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Investasi Jangka Pendek, Apa Saja Keuntungannya?

Contoh Ekonomi Makro & Bedanya dengan Ekonomi Mikro

Daftar Isi

Investasi, termasuk investasi jangka pendek, bisa menjadi salah satu pilihan terbaik bagi yang menyimpan atau menginginkan pendapatan tambahan.

Ditinjau dari segi waktu, jenis investasi sebenarnya terbagi tiga macam, yakni jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Namun, biasanya yang sering disebut adalah investasi jangka pendek dan jangka panjang.

Bagi kamu yang ingin terjun ke dunia investasi sebagai investor, tentunya kamu harus terlebih dahulu memahami profil risiko serta jenis investasi yang dipilih.

Tujuan dari semua itu supaya investasi yang dilakukan menghasilkan keuntungan dan bukan malah sebaliknya.

Nah, apa sih sebenarnya definisi dari investasi jangka pendek serta jenis dan keuntungannya? Berikut ini ulasannya.

Investasi Jangka Pendek

Secara umum, definisi investasi jangka pendek adalah jenis investasi dengan kurun waktu tiga hingga dua belas (3—12) bulan. Sekalipun durasinya lumayan singkat, tetapi jenis investasi yang satu ini memiliki risiko kecil.

Di samping itu, investor yang berinvestasi secara jangka pendek juga mempunyai kemudahan untuk mencairkan aset ketimbang jenis investasi jangka panjang. Tidak mengherankan kemudian bahwa dari kedua jenis investasi ini, banyak orang yang akan lebih memilih jenis investasi jangka pendek.

Hal itu karena investasi jangka panjang adalah jenis investasi yang akan menguras banyak daya dan tenaga karena harus dijalankan secara terus-menerus. Selain itu, jenis investasi ini juga baru dapat dicairkan saat jangka waktunya sudah jatuh tempo atau minimal satu tahun. 

Dalam pengertian lain, investasi jangka panjang ini bisa disebut sebagai upaya penanaman modal atau kekayaan dari seseorang/perusahaan untuk memperoleh penghasilan tetap.

Tujuan Investasi Jangka Pendek

Sebagaimana telah disinggung di atas, jenis investasi dengan jangka waktu yang pendek akan punya risiko yang jauh lebih kecil ketimbang investasi jangka panjang.

Nah, hal itu bisa ditelusuri dari tujuan jenis investasi yang satu ini. Penjelasannya seperti berikut ini.

  1. Menyalurkan cash flow secara bijak

Tujuan pertama atau pada umumnya dari jenis investasi yang satu ini adalah sebagai upaya untuk menjaga stabilitas cash flow. Hal ini akan membantu investor untuk menyalurkan kelebihan dana yang ada dalam keuangan sehingga bisa disimpan di investasi jangka pendek. 

Jika kamu rutin melakukan hal ini maka, sebagai investor, kamu bisa menjaga kesehatan finansial dan terhindar dari tindakan menghambur-hamburkan uang untuk kepentingan yang tidak jelas.

  1. Mendapatkan passive income

Seperti diulas tadi, jenis investasi ini mempunyai tempo waktu maksimal satu tahun. Nah, sekiranya kamu selaku investor tidak mengambil dana yang disimpan maka jumlah akhir yang diperoleh nantinya akan bertambah.

Penyebabnya adalah terjadinya perubahan suku bunga pada jenis instrumen yang dipilih untuk berinvestasi sehingga kamu pun secara tidak langsung akan memiliki pendapatan tambahan (passive income).

  1. Tambahan modal usaha

Di samping bisa memperoleh keuntungan dari hasil return di akhir durasi investasi, kamu pun bisa mengambil dana investasi ini suatu waktu.

Pasalnya, sekalipun ada durasi pada masa investasi ini, tetapi kalau kamu perlu tambahan modal usaha maka kamu bisa melakukan mencairkan dana yang diinvestasikan tersebut.

Hal itu bisa terjadi karena memang tidak ada ketentuan tentang waktu pencairan dana. Uniknya lagi, juga tidak ada penalti/sanksi bagi pihak investor atas hal itu.

Keuntungan Investasi Jangka Pendek

Setelah mengetahui tujuannya, kini saatnya kamu memahami apa saja keuntungan dari jenis investasi ini bagi investor. Berikut ini ulasannya.

  1. Waktu Penarikan Dana Kapan Saja

Mengingat kurun waktu dari jenis investasi ini biasanya selama satu tahun, kamu pun nantinya bisa menentukkan sendiri waktu untuk berinvestasi.

Dalam hal ini, ada sejumlah investasi ini yang dapat dicairkan sewaktu-waktu tanpa durasi tertentu. Namun, hal yang mesti diperhatikan di sini adalah alasan utama kamu melakukan penarikan dana. Meski demikian, kamu pun tidak perlu khawatir sebab di sini tidak ada penalti berupa uang atau sanksi.

  1. Keuntungan Cepat dan Risiko Ringan

Ragam pilihan instrumen dari jenis investasi ini akan menawarkan persentase keuntungan yang berbeda. Dengan kurun waktunya yang pendek itu, kamu bisa berinvestasi dengan persentase keuntungan yang ada.

Tentu saja, hal itu bisa memberikan kamu keuntungan tanpa perlu menunggu terlalu lama. Di samping itu, risiko kerugian dari jenis investasi ini pun lebih rendah daripada jenis investasi jangka panjang.

  1. Investasi Jangka Pendek Aman bagi Pemula

Selanjutnya, investasi jenis ini juga aman bagi para pemula alias mereka yang belum pernah sama sekali berinvestasi.

Oleh sebab itu, dengan keuntungan yang cepat, risiko kerugian ringan, dan analisis yang tepat, kamu bisa memulai untuk berinvestasi dengan pilihan instrumen dalam investasi yang satu ini.

Jenis-jenis Investasi Jangka Pendek

Pada investasi jangka pendek, ada beberapa instrumen atau jenis-jenis investasi yang bisa dicoba. Namun, kamu tetap perlu memperhatikan beberapa hal terkait jenis investasi ini, di antaranya tujuan utama, kebutuhan, kemampuan, dan kamu juga perlu mencoba menanyakan saran kepada seseorang yang ahli dalam bidang ini.

Nah, berikut ini adalah beberapa contohnya yang bisa dipilih.

  1. Reksadana

Reksadana adalah produk investasi yang dikelola oleh manajer keuangan investasi yang memperoleh dana dari investor.

Terkait hal itu, manajer investasi nantinya akan mengelola dana tersebut hingga akhirnya memperoleh keuntungan.

Saat ini, juga sudah ada sejumlah aplikasi terpercaya yang bisa dipilih untuk membeli reksadana sebagai investasi.

  1. Deposito

Deposito adalah tabungan berjangka dengan durasi yang ditentukan. Penting dipahami bahwa kalau kamu menyimpan dana di deposito bank maka kamu tidak bisa mencairkan dana tersebut hingga tanggal jatuh temponya tiba.

Kelebihan dari investasi yang satu ini adalah adanya penawaran bunga yang cukup tinggi setiap bulannya sehingga tentunya akan memberikan keuntungan.

  1. Fintech Peer to Peer (P2P) Lending

Peer to peer Lending atau P2P adalah suatu kegiatan peminjaman modal antara investor dengan peminjam. P2P Lending saat ini juga cukup populer dilakukan.

P2P Lending menjadi sarana bagi investor untuk menanamkan modal kepada beberapa peminjam yang sedang membutuhkan pendanaan. Dalam hal ini, kamu bisa memilih program P2P lending secara resmi di berbagai pilihan jasa yang sudah berizin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

  1. Saham

Saham adalah jenis investasi jangka pendek yang sangat populer di seluruh dunia. Saham sendiri merupakan surat berharga sebagai bukti kepemilikan suatu aset.

Meski terkenal dengan investasi jangka panjang, tetapi juga ada jenis saham dengan periode singkat. Saham jangka waktu pendek ini menggunakan sistem trading.

Adapun keuntungan dari trading ini bahkan bisa diperoleh hanya dalam hitungan jam. Meski begitu, kamu tetap dituntut untuk ahli dan dapat mengelola dengan strategi yang tepat supaya bisa meraih keuntungan. 

Investasi Jangka Pendek untuk Pemula

Bagi para investor pemula, ada beberapa pilihan investasi jangka pendek yang cocok untuk dicoba. Pertama, kamu bisa mencoba investasi reksadana. Jenis investasi ini akan sangat pas buat kamu yang tidak ingin repot menentukan strategi supaya bisa untung.

Pilihan instrumen investasinya dapat kamu dipilih dalam jenis dengan kurun waktu yang pendek, yaitu reksadana pasar uang. Pasalnya, durasi reksadana ini hanya satu tahun dan memiliki penawaran besaran bunga yang menjanjikan.

Pilihan berikutnya adalah deposito. Dengan instrumen investasi yang satu ini, kamu tidak perlu khawatir sebab uangmu akan terjamin dengan adanya asuransi dari pihak bank pilihan. Sebagai investasi jangka pendek, kamu bisa memilih deposito dengan durasi mulai dari 3, 6, hingga 12 bulan.

Berikutnya, kamu juga bisa memilih investasi di P2P Lending. Dengan jenis investasi in, kamu tidak perlu khawatir dengan perputaran modal. Selain itu, keuntungan yang ditawarkan oleh investasi ini juga lumayan besar.

Terakhir, kamu bisa mencoba untuk investasi saham. Dengan menggunakan sistem trading untuk saham jangka waktu pendek, kamu bisa meraih keuntungan dalam beberapa jam saja.Nah, itulah ulasan mengenai investasi jangka pendek dan keuntungan yang ditawarkannya. Simak juga yuk artikel terbaru lainnya seputar dunia aset digital hanya di Indodax Academy.

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Indodax Market Signal 26 September 2022
26/09/2022
Indodax Market Signal 26 September 2022

Indodax market signal. Mau tahu aset kripto apa yang terindikasi bullish dan bearish minggu ini? Yuk, baca selengkapnya!

26/09/2022
Prediksi Bitcoin Beberapa Tahun Mendatang, Ini Analisisnya
26/09/2022
Prediksi Bitcoin Beberapa Tahun Mendatang, Ini Analisisnya

Prediksi Bitcoin 2022
Para ahli memperkirakan bahwa Bitcoin akan mampu mencapai angka 100 ribu dolar AS di tengah volatilitas dan harganya yang sempat merosot dalam beberapa waktu terakhir.

26/09/2022
Indodax Market Signal 19 September 2022
19/09/2022
Indodax Market Signal 19 September 2022

Indodax market signal menghadirkan Compound (COMP) pada peringkat teratas aset kripto terindikasi bullish di minggu ini! Baca selengkapnya disini.

19/09/2022