Polkadot Jadi Salah Satu Altcoin Terbaik, Begini Cara Membelinya
icon search
icon search

Top Performers

Polkadot Jadi Salah Satu Altcoin Terbaik, Begini Cara Membelinya

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Polkadot Jadi Salah Satu Altcoin Terbaik, Begini Cara Membelinya

Stock Image Article Alt coin IA 1200x675 1

Daftar Isi

Polkadot (DOT) sukses menjadi salah satu altcoin terbaik pada tahun 2021 lalu. Seperti diketahui, tahun 2021 juga menjadi tahun terbaik bagi aset kripto.

Penting dipahami juga, terkait blockchain yang bisa diprogram, DOT adalah aset digital paling populer di antara dana lindung nilai kripto.

Oleh sebab itu, DOT pun mengalami peningkatan yang bisa meningkatkan adopsi pada tahun 2022 ini. Bahkan, DOT juga digadang-gadang sebagai pesaing Ethereum (ETH).

Penasaran dengan altcoin terbaik yang satu ini? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Apa Itu Polkadot (DOT)

Polkadot (DOT) adalah aset kripto berbasis blockchain yang memungkinkan beberapa jaringan saling terhubung. DOT pun sanggup untuk memproses hingga 1.000 transaksi per detik karena adanya “main-chain”, “para chain”, dan “bridges”.

Proyek altcoin terbaik yang satu ini dimulai oleh salah seorang pendiri Ethereum dan penemu Solidity—bahasa pemrograman smart contract di blockchain Ethereum—, yaitu Dr. Gavin Wood.

Penciptaan DOT diawali dengan rasa frustrasi Gavin Wood atas lambatnya perkembangan Ethereum 2.0. Wood sendiri lantas meninggalkan Ethereum dan mendirikan Web3 Foundation dengan Robert Habermeier dan Peter Czaban.

Selanjutnya, DOT didirikan oleh Web3 Foundation. Pada akhir tahun 2017 silam, Web3 Foundation melakukan ICO berdasarkan White Paper Polkadot. Kemudian, Yayasan Web3 mulai bekerja dengan hasil dari ICO tersebut.

Pada pertengahan 2019 lalu, Web3 Foundation resmi meluncurkan testnet terbaru DOT bernama Kusama lalu pada Mei 2020, blok pertama dari blockchain DOT, yakni blok genesis, akhirnya diluncurkan.

Adapun jaringan DOT ini punya versi tahap awal kedua bernama Kusama, yaitu sebuah rilis permulaan dari protokol DOT dengan tujuan untuk pemrogram yang ingin bereksperimen dengan teknologi.

Melalui cara tersebut, programmer mampu melihat apa yang mungkin dilakukan tepat saat jaringan DOT mempelajari apa yang bisa ditingkatkan di protokol utama. Bahkan, Kusama juga punya tokennya sendiri yang dinamakan KSM.

Pada dasarnya, token ini bekerja sama dengan DOT sehingga pengguna bisa menghentikan KSM, memilihnya, atau memakainya sebagai alat pembayaran di jaringan.

Cara Kerja Polkadot

Cara kerja Polkadot menggunakan protokol multichain sharding open source yang memungkinkan transfer data atau jenis aset lintas rantai, bukan hanya token. Dengan demikian, berbagai macam teknologi blockchain bisa dioperasikan satu sama lain.

Perbedaan utama altcoin ini dengan kripto lainnya, khususnya, berdasarkan mekanisme sharding yang unik, yakni memungkinkan blockchain yang berbeda atau rantai silang untuk bekerja bersama tanpa masalah—disebut sebagai interoperabilitas.

Adapun interoperabilitas terdesentralisasi antara berbagai blockchain tersebut berkontribusi untuk membentuk visi DOT. Fitur pembeda utama DOT terletak pada interoperabilitas lintas rantai. Dengan itu, DOT bisa menghasilkan jaringan yang sepenuhnya terdesentralisasi dan privat yang dikendalikan oleh pengguna.

Melalui jaringan tersebut, DOT ingin mempermudah pembuatan aplikasi dan layanan baru. Diketahui, protokol jaringan melakukan hal itu dengan cara menghubungkan blockchain publik dan pribadi, oracle, dan teknologi masa depan—blockchain independen tersebut dinamakan “para chains”, yang memungkinkannya untuk berbagi informasi dan transaksi dengan andal di inti blockchain DOT, (relay chain).

Hal itu sekaligus memungkinkan untuk membangun aplikasi dengan data yang disetujui dari blockchain pribadi dan menggunakannya di blockchain publik. Sebagai contoh, data akademis swasta yang disetujui sekolah, nantinya bisa mengirimkan kartu izin masuk ke kontrak pemeriksaan kredensial cerdas di blockchain publik.

Struktur Teknologi Polkadot

Seperti apa sih struktur teknologi yang digunakan oleh Polkadot?

DOT sendiri dianggap sebagai solusi untuk skalabilitas blockchain seperti Ethereum (yang throughput transaksinya sangat dibatasi oleh kebutuhan setiap node untuk memvalidasi setiap transaksi).

DOT diketahui memakai sharding, yaitu teknik yang membuat tidak semua node perlu memverifikasi setiap transaksi. Nantinya, transaksi dibagi ke dalam beberapa bagian jaringan—disebut sebagai pecahan.

Pecahan itu disebut para chain di DOT. Masalah skalabilitas ini didekati oleh DOT lewat arsitektur unik blockchain. Di lain sisi, bagian paling penting dan inti dari arsitektur DOT, yakni Relay Chain.

Dalam hal ini, seluruh blockchain atau pecahan berbeda pada jaringan DOT akan terhubung satu sama lain lewat Relay Chain ini. Adapun Relay Chain akan memberikan konsensus bersama alias kesepakatan di antara berbagai blockchain—disebut dengan para chain—dan interoperabilitas lintas rantai.

Relay Chain sendiri akan memastikan transaksi dari semua para chain di jaringan bisa diproses secara bersamaan dengan aman. Hal itu pun memastikan peningkatan skalabilitas jaringan.

Sementara itu, pekerjaan khusus lainnya didelegasikan kepada para chain, yang punya implementasi dan fungsi berbeda. Parachain sendiri adalah blockchain individu yang bisa  memiliki tokennya sendiri dan mengoptimalkan fungsinya untuk penggunaan tertentu. 

Parachain ini terhubung satu sama lain lewat Relay Chain sehingga penting supaya parachain bisa dioptimalkan untuk aplikasi tertentu. 

Cara Membeli Polkadot

Bagaimana cara membeli Polkadot Coin (DOT)?

Selayaknya aset kripto lainnya, DOT pun diperdagangkan di bursa kripto, antara lain, di Indodax.

Untuk membeli Polkadot (DOT) di Indodax, kamu bisa menyimak tutorialnya berikut ini:

  • Buat kamu yang belum menjadi member, silakan klik link ini.
  • Kemudian, lakukan deposit.
  • Jika kamu sudah deposit dan saldo kamu mau maka kamu selanjutnya bisa kembali ke market.
  • Selanjutnya, cari Polkadot (DOT) di market Rupiah lalu klik.
  • Kalau sudah masuk maka kamu tinggal membeli dengan mengisi saldo dan di harga berapa kamu ingin membeli Polkadot (DOT). Kamu juga bisa membelinya secara instan atau langsung pada harga saat itu.
  • Kemudian, kamu perlu sabar menunggu harganya meningkat selama beberapa waktu.
  • Setelah harganya meningkat, kamu dapat menjualnya dengan harga yang lebih tinggi dengan metode instant.
  • Jika kamu menjual dengan metode limit maka kamu dapat melakukan order setelah membeli. Pastikan bahwa kamu sudah memasukkan angka yang lebih tinggi ketika menjual.

Demikianlah penjelasan mengenai apa itu Polkadot (DOT), sebuah altcoin yang saat ini sedang populer. Simak juga ya ulasan dan artikel terkini lainnya seputar dunia investasi aset digital hanya di Indodax Academy

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Indodax Market Signal 19 September 2022
19/09/2022
Indodax Market Signal 19 September 2022

Indodax market signal menghadirkan Compound (COMP) pada peringkat teratas aset kripto terindikasi bullish di minggu ini! Baca selengkapnya disini.

19/09/2022
Cloud Mining Terpercaya hingga Rekomendasi Platform-nya

Saat ini, mining menjadi salah satu cara investasi pilihan banyak orang sehingga rekomendasi cloud mining terpercaya penting untuk diketahui.

Prediksi Shiba Inu Tahun 2022 & Faktor yang Mempengaruhinya

Belum lama ini, Shiba Inu (SHIB) mengalami kenaikan karena rencananya akan digunakan sebagai alat pembayaran. Lantas, bagaimana prediksi Shiba Inu tahun ini?