Warner Music Group akan Luncurkan “Concert Theme Park”
icon search
icon search

Top Performers

Warner Music Group akan Luncurkan “Concert Theme Park” di Sandbox Metaverse

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Warner Music Group akan Luncurkan “Concert Theme Park” di Sandbox Metaverse

metaverse3 img article indodax 03 2

Daftar Isi

Beberapa waktu lalu, The Sandbox metaverse akan menjadi fokus dari Warner Music Group alias WMG dalam upaya perusahaan ini memasuki dunia metaverse alias ruang digital dengan beragam aktivitas, baik hiburan maupun bisnis, tersebut.

Adapun Warner Music Group diketahui bakal memasuki metaverse dengan fokus pada taman hiburan atau theme park, seperti yang diumumkan oleh perusahaan itu, baru-baru ini. Seperti diketahui, Warner Music Group adalah pemilik berbagai properti musik populer, termasuk di dalamnya label rekaman Atlantic, Warner Records, Elektra, serta Parlophone.

“Concert Theme Park” WMG di The Sandbox Metaverse

Menurut siaran pers yang beredar, nantinya taman hiburan virtual dari WMG ini bakal menampilkan “konser dan pengalaman musik” dari daftar artis papan atas di perusahaan musik. Para artis ini adalah nama-nama beken seperti Ed Sheeran, Bruno Mars, Dua Lipa, dan Cardi B.

Di sisi lain, sebagai bagian dari pengumuman itu, The Sandbox disebut bakal mengadakan penjualan LAND untuk properti virtual yang berdekatan dengan calon situs festival yang bisa dibeli oleh para penggemar pada Maret 2022 nanti.

Hal itu dinilai sebagai terobosan perusahaan terbaru ke dalam pengalaman mendalam yang oleh beberapa orang disebut sebagai “masa depan internet”.

“Kami sangat fokus pada Web 3 sekarang dan dampaknya terhadap musik. Sangat sulit untuk menilai fandom saat ini,” kata Chief Digital Officer dan Wakil Presiden Eksekutif Pengembangan Bisnis WMG, Oana Ruxandra, mengutip laporan CoinDesk.

Oana pun melanjutkan bahwa, “Industri musik punya dasawarsa yang besar pada tahun 80an dan 90an, dan lalu Napster hadir dan terdapat kemunduran. Selanjutnya, hal yang sama terjadi saat Spotify mencuat. Kami ingin mendorong peluang, bukan di belakang ‘the eight ball’.”

Untuk diketahui, WMG sendiri bukanlah pemain besar di bidang musik pertama yang ingin memperluas audiensnya ke dunia virtual. Hal itu karena sebelumnya, game metaverse Decentraland diketahui sudah menyelenggarakan festival musik virtual selama tiga hari pada Oktober tahun lalu. Saat itu, artis seperti Snoop Dogg juga sudah manggung di pertemuan virtual di The Sandbox sejak September lalu.

Kendati tidak ada yang tahu pasti apa yang bakal dibawa oleh WMG ke “metaverse” nantinya, tetapi yang jelas adalah kemitraan dengan platform realitas virtual seperti The Sandbox dan Decentraland ini menjadi titik awal yang aman.

Sekilas tentang The Sandbox Metaverse

Pada dasarnya, The Sandbox adalah game blockchain yang membuat penggunanya atau player bisa menjelajahi dunia virtual metaverse yang dipenuhi oleh NFT atau non-fungible token, kawasan ciptaan mereka sendiri, dan lain-lain.

The Sandbox sendiri pada tahun 2011 lalu sebenarnya dirancang untuk menjadi game seluler. Namun, sekarang ini perkembangannya sudah sampai kepada game yang lebih kompleks, yang berada pada jaringan Ethereum.

Adapun transaksi The Sandbox juga menggunakan Ethereum (ETH) dan token SAND, dengan tujuan untuk mendukung ekonomi dalam permainan ini. Di samping itu, para player game ini juga bisa membuat avatar dan identitas digital mereka tersendiri—sebagai bagian dari konsep utama metaverse.

Nantinya, avatar para pemain ini juga bisa langsung terkoneksi dengan dompet atau wallet pribadi penggunanya, yang bisa dipakai untuk mengelola NFT, token SAND, dan berbagai aset blockchain lain yang dimiliki oleh player.

Bukan itu saja, para player pun bisa membuat game dan item virtual mereka sendiri. Hal itu dilakukan dengan tool VoxEdit dan Game Maker, yang lantas akan diubah menjadi NFT. Dengan demikian, penggunanya dapat memperdagangkan item-item ini dan memperoleh penghasilan dari bermain game ini.

The Sandbox: Inovasi, Investor, dan Mitra

Sebagai platform berbasis komunitas tempat pembuat konten bisa melakukan monetisasi terhadap ASET voxel dan pengalaman bermain game di blockchain, The Sandbox diketahui sudah meluncurkan banyak inovasi dan perkembangan dalam beberapa waktu terakhir.

Diketahui, dengan visi misi untuk membangun metaverse yang imersif dan inklusif—pengguna bisa terlibat dengan cara yang benar-benar baru lewat game, NFT, dan kreativitas—, Sandbox pun sudah memperoleh pendanaan dari banyak investor pada tahun 2021 lalu.

Para investor ini, yaitu True Global Ventures (TGV), Mindfulness Capital, B Cryptos, serta Square Enix. Di sisi lain, mitra Sandbox sendiri terdiri dari nama-nama besar, misalnya Atari, Care Bears, The Smurfs, hingga Shaun the Sheep.

Cek Harga SAND di INDODAX

The Sandbox Metaverse memang sedang booming dalam beberapa waktu belakangan. Yang terbaru adalah kolaborasi dari rapper papan atas Amerika Serikat, Snoop Dogg, dengan Warner Music, yang akan membuat “the Snoop Avatars” segera meluncur sebagai bagian dari metaverse The Sandbox.

Nah, untuk mengetahui harga terbaru/terakhir Sandbox (SAND/IDR) di INDODAX, Anda bisa mengunjungi laman berikut ini.

#AsetMasaDepan #Sandbox

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Indodax Market Signal 19 September 2022
19/09/2022
Indodax Market Signal 19 September 2022

Indodax market signal menghadirkan Compound (COMP) pada peringkat teratas aset kripto terindikasi bullish di minggu ini! Baca selengkapnya disini.

19/09/2022
Cloud Mining Terpercaya hingga Rekomendasi Platform-nya

Saat ini, mining menjadi salah satu cara investasi pilihan banyak orang sehingga rekomendasi cloud mining terpercaya penting untuk diketahui.

Prediksi Shiba Inu Tahun 2022 & Faktor yang Mempengaruhinya

Belum lama ini, Shiba Inu (SHIB) mengalami kenaikan karena rencananya akan digunakan sebagai alat pembayaran. Lantas, bagaimana prediksi Shiba Inu tahun ini?